Uncategorized

Kenapa sih gaji SBY?

Gaji SBY 62,4 juta/bulan..

Hmm.. saya rasa berita tentang Presiden SBY curhat masalah gaji presiden yg uda 7 tahun ga naik itu bisa dimaklumi kok. Ga usahlah di dramatisir. SBY cuma negesin kalo Remunerasi yg terjadi selama ini telah dijalankan dengan semestinya selama pemerintahannya. Buktinya, tuh gaji guru pada naik. *jd inget guru2 SMP-SMA saya yg skg motor dan mobilnya pada kinclong*

Kalau ga salah denger kan dulu Presiden pernah janji kalau mau naikkin gaji seluruh PNS dari golongan paling bawah dulu secara bertahap hingga PNS golongan paling atas (PNS gol paling atas siapa ya? Presiden bukan sih? Maklum Bapak saya bukan PNS, jadi saya ga ngerti tingkatannya). Dan terbukti tuh selama 7 tahun ini gajinya pada naik kan? Bukan janji kosong semata.

dan terus naik setiap tahun. Polri, TNI, dll juga ikut naik selama 7th terakhir. Cuma gaji presiden aja yg enggak. Fair enough, huh? Sesuai janji lah.

Trus so what gitu loh kalau Presiden curhat masalah gajinya yg ga naik-naik? Toh kalimat curhatannya ga seburuk yang diberitakan media massa;

“Remunerasi telah diberikan untuk meningkatkan kinerja dan prestasi. Sampaikan ke seluruh jajaran TNI dan Polri, ini tahun keenam ketujuh gaji Presiden belum naik. Betul,” kata Presiden ketika memberi pembekalan dalam Rapat Pimpinan TNI dan Polri 2011, di Balai Samudera, Jumat (21/1). (republika.co.id)

“Gaji saya belum pernah naik. Enggak apa-apa,” kata SBY. 3 April 2009. (republika.co.id)

“Ini tahun keenam ketujuh gaji Presiden belum naik,” kata SBY dalam pidatonya di Balai Samudera, Jumat (21/1/11). (republika.co.id)

Tuh kan, ga seburuk itu. Curhat sih curhat, tapi kenapa harus di dramatisir sih? Heran deh sama media massa. Kenapa yang diinformasikan cuma jelek-jeleknya doang? Banyak kok berita-berita bagus yang informatif.

Oke, bisa diterima kok kalau anda bilang dramatisasi adalah faktor menaikkan oplah what-so-ever itu ya, itu urusan perusahaan anda. Bolehlah beralasan masyarakat lebih suka mendengar berita dramatis macam gayus atau korban bencana alam, atau… si Ariel – Peterpan yang doyan bikin film syuuurr.. YAK!! Itupun BENAR.

Yeah, okelah mungkin itu yang pengen di dengar orang banyak; aib orang lain.

Tapi kenapa ya kok saya jadi muak sama kabar-kabari yang diberitakan media massa baik lewat visual (infotainment, berita) maupun cetak (koran, dll). Kenapa?

Kenapaaaa?

Segala berita yang saya dapatkan terlalu di dramatisir hingga taraf yang bikin otak saya secara otomatis jadi skeptis terhadap segala hal. Sungguh, saya baru nyadar lho. Kalau ga salah pernah baca entah dimana kalau pemberitaan yang buruk/di dramatisir/lebay secara terus-menerus itu secara nggak langsung jadi kayak semacam doktrin.

Karena pemberitaan yang jelek-jelek mengenai pemerintahan akhirnya kita jadi nggak percaya lagi sama pemerintah kan? Hayo ngaku, siapa yang kalau ada apa-apa langsung nyalahin pemerintah…? Hayo sapa tuuuh… At least sekali-dua kali kalian pernah nyalahin pemerintah deh. Kritik, kritik, kritik…

krik krik krik

Fakta: Pemerintah emang punya BUANYAAAK salahnya

Tapi juga buanyaaak program yang berhasil dan sukses.

Tapi nyadar nggak sih kalau kesalahan pemerintah sering diperbesar masalahnya? Dan berita yg bagus-bagus cuma muncul satu artikel trus besoknya wusss….

Kadang masyarakat bisa sangat keras dalam menilai sesuatu. Tapi, ah, ini dari tadi saya nyeloteh apaan sih? Just so you know, saya nggak memihak SBY atau gimana ya kawan-kawan. I don’t even know Politics or Poli-tikus at all. Ini cuma pandangan absurd saya sebagai WNI yang suka menabung di kakus. Nothing personal.

Oya, saya nangkep sindirannya curhat SBY nih; PNS yang gajinya naik pada gimana oii kerjanya? Sudah baikkah? Sudah total kah? Hihihi.. saya sebagai warga negara menuntut yang terbaik dari anda-anda sekalian lho. Saya kan uda bayar pajak, di bayarin Bapak saya sih… :P:P:P

Dan oya, pada tau nggak kalau gaji presiden SBY tuh 62,4 juta/bulan dan itu 28 kali lipat lebih banyak dari pendapatan per kapita negara kita coba. And I was like… WHAAAAT? Masa iya pendapatan per kapita kita cuma … *ambil kalkulator*Rp 2.228.571

Se, serius? Cu, cu, cu, cuma dua juta? Kalkulator saya ga rusak kan? @_@

Sedikit amat yaaa T.T

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s