Uncategorized

Life is what you celebrate. All of it. Even its end

Beneran nih?

Saya masih nggak percaya. Sumpah. Secepat itukah? Umur kita sepantaran lho, meski lebih tua dia. Kita seangkatan lho, meski saya nggak pernah ketemu. Dia pernah ada lho, dan sekarang dia udah nggak ada. Inalillahi wa inailahi rojiun.

Jadi ceritanya terakhir saya kontakan sama dia itu tanggal 9 Agustus lalu. Pas sekolah saya mengadakan bazar. Niatnya saya sms untuk woro-woro ngundang dia datang ke bazar saya. Saya juga sms mas Iwan (pacarnya) biar mereka datang bareng. Tapi dia minta maaf nggak bisa datang. Saya lupa apa tepatnya alasan dia waktu itu. Inboxnya udah lama saya bersihin, termasuk sms dia. Dia ngedoain semoga bazar kelas saya sukses trus bilang mas Iwan lagi di ngebel. Dan saya ngucapin makasih atas doanya. Sementara itu mas Iwan juga sms nggak bisa datang karena lagi nggak di Madiun.

Oke, nggak apa-apa.

Sementara waktu terus berlalu. Saya sudah jarang banget OL YM (biasanya saya masih sering chat sama mas Iwan). Sibuk sama masalah sekolah dan les. Tiap sampe rumah langsung tidur. Nggak sempat buat ngecek email dan utek-utek dunia maya. Mas Iwan sendiri udah nggak pernah sms saya lagi. Biasanya mas Iwan kan paling sering sms duluan tanya kabar. Saya sendiri, dasarnya nggak enakan, selalu sungkan memulai sesuatu walau itu hanya sekedar sms tanya kabar, jadinya saya nggak pernah memulai sms duluan. Saya pikir semua fine-fine aja.

Nggak ada kabar, berarti semua baik-baik aja.

Well, prinsip saya itu salah. Karena saya kebiasaan ngasih kabar ke orang lain kalau lagi ada ‘masalah besar’ doang. Err, nggak juga deng. Saya jarang ngasih kabar nggak peduli lagi ada masalah atau enggak. Nggak ngasih tahu kalau nggak ada yg nanya. Yah, saya tipe yang begitu kok. Sayangnya nggak semua orang berprinsip sama.

Kemarin malam mas Iwan ngasih link di status fesbuknya. Saya coba buka tapi eror terus. Baru hari ini link itu bisa ke akses. Ternyata itu link blog baru mas Iwan. Well, pantesan aja blog lama nggak pernah di update. Ternyata dia bikin yg baru. Saya sempet nyengir dan dalam hati mau ngejitak mas Iwan karena nggak bilang-bilang kalau udah pindah rumah (blog, red). Hah! Siapa sangka ternyata dari blog itu saya malah shock karena dapet kabar duka.

Damn!

Langsung saya konfirm ke mas Iwan dengan perasaan was-was tanpa tahu apa yg harus saya ucapkan. Kalau saya berada di posisi mas Iwan, saya pasti nggak mau bahas hal itu. Dan saya takut salah omong karena saya emang nggak pinter omong. Saya lemah dalam hal itu. Ada temen nangis saya cuma duduk disampingnya sampai dia diem. Ada temen marah saya juga duduk diem disampingnya sampe marahnya reda. Kalau ada temen kehilangan? Saya bisa bilang apa?

Pemikiran anak kecil sama orang dewasa, emang nyata berbeda, ya? Haha.

Mas Iwan nggak sedih. Cuma boleh ketawa karena Lia nggak suka orang sedih karena dia. Jadi saya juga nggak boleh sedih. Saya hanya boleh ketawa. Tapi saya hanya bisa ketawa garing. Ha ha ha.

Saya tanya kenapa saya nggak di kabari.

Mas Iwan minta maaf karena Lia pesen, lebih sedikit yang tahu lebih baik. Meski saya marah karena baru tahu setelah dia lama pergi tapi saya pengen mengormati Lia. Dia dewasa banget ya.

Saya tanya kapan?

Mas Iwan bilang, tepat saat sekolah saya ngadain bazar. Padahal saat itu saya sms ngundang dia. Kemungkinan itu sms terakhir, katanya. Oh meeen. Kenapa saya sangat tidak tahu sikon sih? Bisa-bisanya gitu pas dia terbaring sakit saya malah ngajakin Lia main ke bazar. *jedukin kepala*

Ketika seseorang dipanggil pulang, itu karena Allah sayang banget sama dia lebih dari siapa pun di dunia ini sayang padanya. Karena tugasnya di dunia ini udah selesai, nggak ada alasan lagi kah? Jadi dia di bawa pulang?

–credit to the Devil loves Cinnamon, dengan perubahan

gone in body, here in mind
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s