Uncategorized

Nge-blog dengan hati

Barusan saya blogwalking *ya, ya, ya, silakan ceramahi saya karena nekat ngenet padahal besok ULUM* dan sampailah saya di ujung perjalanan. Blognya Dewi Lestari. Padahal saya baru mampir sebentar, yang saya baca pun cuma satu entry, yang paling baru pula. Tapi saya tersentuh. Bukan, istilah yang lebih cocok adalah hati saya tergerak.

Disana Dee sedang mengangkat cerita tentang blogger (Ndoro Kakung) yang menerbitkan buku tentang ngeblog. Kemudian Dee mulai mengisahkan awal mula ia mulai ngeblog.serta kutipan dari sampul belakang buku milik Ndoro Kakung yang ternyata menggugah hati saya: “Mengisi blog bukan seperti ikut lomba lari jarak pendek; melejit begitu bendera start dikibaskan untuk berhenti segera dalam tempo singkat. Mengelola blog itu ibarat lari maraton, mungkin lebih jauh lagi. Begitu mulai, kita tak perlu bergegas. Atur kecepatan dan napas, juga irama. Perjalanan begitu panjang. Kita tak perlu buru-buru berhenti.”

Bener banget.


Awal saya membuat blog ini, kalau tak salah saat saya duduk di bangku SMP lantaran saya sudah bosan sekali dengan yang namanya Friendster. Tapi karena tak tahu apa pun. Blog ini terlantar, kosong. Tapi, ya, perlahan saya mulai ngisi. Walau isinya nggak jelas, dengan bahasa kaku, serta deskripsi yang tidak menarik. Saking frustasinya nggak tahu mau ngisi apa, akhirnya blog ini saya isi dengan “sampah” yang berupa quizzes tak mutu dari blogthings.com yang cuma menuh-menuhin daftar archive doang. Tapi toh~ tetap banyak yang komen. Saya jadi tak tega ngedeletnya.

Saat saya blogwalking, seringkali saya menemukan blog yang sarat informasi, blog yang berisi opini untuk publik, blog untuk memprovokasi, blog berisi propaganda, blog buat car uang, blog buat jualan, blog untuk komunitas, dan sebagainya. Bahkan, pernah saya membaca suatu entry dimana ada komentar dari seorang anonim yang menghardik pemilik blog untuk membuat sebuah blog bermutu alih-alih blog pribadi. Menurut anonim itu, blog pribadi tak ubahnya layak diary anak SMA. Yang selanjutnya dia bilang, semua orang bisa buat. Dan lebih parahnya lagi, nggak membawa manfaat bagi orang lain.

Jujur, hati saya sakit.


Sakit banget.

Saya tahu kata-kata itu tidak ditujukan secara langsung kepada saya, tapi saya merasa tersindir. Memang saya masih anak SMA. Memang benar isi blog saya nggak mutu. Memang benar saya nggak secerdas anonim itu–kalau dia ngerasa dirinya yg paling hebat, paling benar–dalam merangkai kata-kata. Memang benar blog saya nggak ada manfaatnya buat orang lain. Diatas langit masih ada langit–walau jelas-jelas saya nggak yakin saya masuk urutan langit keberapa–masih ada yang lebih hebat.

Trus, kalau blog saya isinya nggak mutu–yang kata anonim itu–Diary Anak SMA dan semua orang bisa buat.

Cih. Nggak boleh ya?

Okelah, beberapa kenalan saya bikin blog bermutu. Blog yang isinya motivasi-pengembangan diri, atau informasi terkini yang up-to-date diselingi pendapat pribadi yang cerdas dan komunikatif, serta blog berisi tutorial cara membuat atau mengoperasikan ini-itu. Bahkan blog yang bisa menghasilkan duit.

Dan blog saya tidak.


Then, So what?

Dan Oky pun tersenyum membaca tulisan Dee: Tidak semua dari kita senekat Dika, atau sepiawai Ndoro Kakung. Tapi satu benang merah yang bisa kita lihat dengan jelas dari profil para blogger kawakan tersebut adalah: they write with passion. They write for a long run. Yang artinya, mereka menulis dengan semangat hati. Dan mereka tak berhenti. Formula sederhana itu dapat diaplikasikan pada kita semua. Tidak harus sering, tidak harus jadi posting yang populer, tidak harus bagus, tapi menulislah dari hati. Dan menulislah terus.”

Minggu, 21:21 WIB
Posted by Oky–dalam kondisi belum belajar padahal besok ULUM



Omong-omong, saya jadi penasaran. Usia blog saya sudah berapa tahun, ya?

Ada yang tahu gimana cara ngeliat tanggal join kita di Multiply ini?
Kasih tahu saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s