Uncategorized

Seara Marramon di mata teman-teman dekatnya di Indohogwarts *ngakak gegulingan*

Niat hati Cuma jalan-jalan di IH kayak hantu numpang lewat. Persediaan Energi untuk posting uda dihabisin kemarin. Seakarang tinggal tunggu respon temen2. Nah, tanpa angin, tanpa geledek, bahkan jemuran mbok Sri masih setengah basah dan dikencingi an**** tetangga, eh…aku nemuin 2 postingan penuh kejutan dari teman-teman saya. Sebenernya komen ini di tujukan untuk chara Seara—chara ori saya di IH.

From Balin Al-kazaf (Chara sok—menurut Pmnya—manis dan flamboyan)

Seara tersenyum. Bukan hal yang langka sebetulnya. Tak jarang ia melihat temannya yang satu itu tersenyum saat menyapa orang. Tapi entah kenapa, Balin merasa hanya kedua ujung bibirnya yang tertarik ke arah berlawanan. Sorot matanya tidak menunjukkan hal itu. Senyum yang dipaksakan kah? Kenapa? Balin bertanya-tanya dalam hatinya. Adakah sesuatu yang mengganjal pikiran teman seasramanya itu? Hingga ia tersenyun hambar. Jika hal itu benar, Balin bersedia mendengar semua keluh kesahnya dan menjadi tempatnya berbagi. Yeah, apapun akan ia lakukan agar temannya itu dapat tersenyum bukan hanya di luar saja, tapi dari hati.

Berlebihan? Menurut Balin, tentu saja tidak. Ia tidak suka melihat temannya bersedih. Apalagi jika dia seorang musang. Hal itu hanya akan membuat Balin turut bersedih. Setidaknya, Balin ingin melakukan hal yang berarti untuk teman-temannya walau hanya hal kecil saja. Membuat temannya yang sedang bersedih tersenyum misalnya. Atau mengembalikan senyum tulus yang telah lama hilang. Apa sajalah. Dan itu bukan karena Balin sok perhatian atau apa. Ia hanya tak ingin melihat ada temannya yang bersedih.

”Trims, Balin,” ucap Seara dengan tersenyum. Namun tetap tak terlihat dari sorot matanya. Balin hanya bisa membalasnya dengan tersenyum pula. Senyum tulus. Dari hatinya yang terdalam. Yeah, tidak ada perlu dilebih-lebihkan. Toh Balin hanya memberi tempat duduk disebelahnya karena Seara tidak ingin berada di dekat si iguana. Bukan suatu hal yang istimewa kan?


Oke, oke. Yang mau ngetawain, silakan =.=;;
Then, try this one




From Roxanne R. Hale (Chara rebel dan punya nama tengah “naga”. Incarannya si botak narsis. LOL)

Roxy menyesap jus jeruknya yang tinggal sedikit sambil melirik ke arah jus jeruk Roxanne yang masih cukup banyak tersisa–sedikit berharap Roxanne memberikan jusnya pada Roxy. Tapi toh itu tidak mungkin, kan? Roxanne kecil juga pasti haus. Jadi lupakan saja kemungkinan itu. Roxy pun mengalihkan matanya dari jus jeruk Roxanne–masih sambil meminum jusnya–lalu melihat Seara yang sepertinya sedang dimasuki hantu-entah-apa sehingga gadis itu juga ikut menari bersama dengan anak-anak lain di TENGAH RUANGAN. Dan dari gerakkan mulutnya, Roxy bisa tahu kalau sahabatnya yang tercinta itu pun tengah mengucapkan lirik dari lagu yang dinyanyikan oleh para senior. Roxy hampir menyemburkan jus jeruk yang sedang diminumnya saat melihat kejadian tersebut. Well, jangan heran kalau Roxy sampai begitu shock melihat kelakuan si Marramon itu. FYI ya, menurut sumber terpercaya dan hasil pengamatan setelah menghabiskan waktu setahun bersama sahabatnya itu, Roxy mengambil kesimpulan sepihak bahwa Seara adalah sosok gadis yang dewasa, bisa menyembunyikan perasaannya dengan sangat lihai (terbukti dari reaksi ‘terlalu-biasa-seperti-tiada-dendamnya’ terhadap Singa Botak) dan gadis yang benar-benar bisa menjaga sikap. Jadi, rasanya sedikit aneh saat sahabatnya menari dengan lepas seperti saat ini. Rasanya seperti melihat Professor McGonagall yang tegas itu memakai mini dress pink dan sepatu high-heels dengan rambut diurai.

Geez.

Oke, lupakan saja tentang bagian Professor McGonagall itu. Lupakan juga tentang betapa sedikit ganjilnya sikap Seara. Mungkin sahabatnya itu sedang dalam mood yang bagus. Atau mungkin, tanpa Roxy ketahui, Seara ternyata sangat suka menari dan berpesta. Siapa yang tahu, kan? Ternyata masih banyak hal tentang Seara yang Roxy belum ketahui. Ohohoho. Kalau begitu, mulai sekarang Roxy bertekad akan lebih mengakrabkan diri dengan sahabatnya itu. Titik. Senang juga melihat sahabatnya ikut bergembira seperti itu. Rasanya seperti McGonagall yang–oh, lupakan. Jangan mulai lagi.


Lihatlah saudara-saudara. Bagaimana Seara di mata sahabat-sahabatnya. Baca bagian yang ngungkit2 McGonagall itu. Wakaka… *ngakak gegulingan di depan laptop*

Semua komentar itu dimasukkan dalam deskripsi mereka masing-masing. Dan di posting pada hari yang sama—hari ini. Bener-bener bikin aku shock bacanya. Dalam sehari dapat dua komen ttg chara saya—Seara—yang nggak disangka-sangka. LOL.


Lucunya lagi, ada yang berpendapat bahwa Seara itu tipe yang melankolis. Coba baca paragraf yang di tulis (Iya saya tahu ini diketik, pura-puranya aja) Angela C. Smith.


From Angela Chauviant Smith (Chara yg dgn dudulnya dibuat sama persis dgn chara di HPR. Baik dari segi nama maupun sifat. PMnya Percaya bahwa saya ini tante-tante. Gyhahaha XD)

Angela benar-benar tertawa geli mendengar sambutan sarkastik yang dilontarkan sahabatnya. Namun hanya beberapa detik saja. Angela menutup mulutnya ketika mendengar sapaan yang cukup pedas dari senior Marramon yang ada didepannya. Oh, wow. Ini kali pertamanya Angela melihat senior dengan suara melankolis itu mengucapkan sesuatu yang bisa dibilang ‘kasar’ untuk kategori gadis semanis dia. Dengan menggigiti bibirnya Angela mengerling senior Roxy yang memberikan sambutan yang tidak kalah gusarnya. Angela tersenyum tipis. Kalau yang ini dia sudah pernah melihatnya. Kali pertama Angela bertemu dengan senior Claymer dan Hale, dia melihat sendiri bagaimana ‘keakraban’ yang terjalin diantara mereka berdua. Kalau saling mengejek dan memukul adalah suatu bentuk keakraban, maka senior Hale dan Claymer bisa dibilang lebih dari sekedar akrab.

Ebuset dah. Segitunyakah chara buatan saya? Melankolis? Gyahaha.. padahal niat awal mau bikin chara yang keliatan tegas and looks strong. But, apadaya yang kelihatan malah tipe-tipe lembek, melankolis, dan kaku. Inilah kegagalan saya (iya deh, sorakin aja). Aku harus banyak latihan untuk memperkuat karakter. Entah bagaimana, harus bisa memperdalam peran lagi. Atau, dibiarin aja yaa… biarin aja charanya kelihatan gini. Hmm… enaknya gimana yaa. *garuk-garuk kepala*

I’m stuck.

Btw, ada bad news. Ayah pulang sambil marah-marah. Tiba-tiba ngancem mau mutusin sambungan spidi di rumah. Omaigat. Ini bahkan lebih ngejutin daripada berita menyedihkannya Puput. Bapak, jangan putus sambungan inetkuuu. Kalau nggak ada inet di rumah, saya bisa mati. Mati kehausan dan kelaperan. Aku jadi pengen martabak telor (lho?).


Dengan bodohnya, saya malah ngelanjutin ngenet. Padahal diluar kamar, ayah masih teriak-teriak ngamuk nggak jelas. Ah, masa bodoh. Sambungan inet tinggal sehari ini, malam ini doang. Biarkan diriku say-goodbay sama temen-temen YM, IH tersayang, anakku HxHdomain, dan Multiplyku Sahabatku. *lebai mode:On*

Nggak yakin apakah besok-besok sempet ke warnet. Secara jadwal sekolah padet, dompet seret, next month uda UTS. Arrggghh *meledak*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s