Uncategorized

Pensi Smada SHINE

Smada SHINE adalah pensi pertama yg aku hadiri. Hmm.. ternyata pensi itu gini y? Karena berangkatnya rame2, kita molor dari waktu yg ditentukan. Sampai di Hotel Merdeka kami langsung nyari tempat duduk di sayap kanan paling depan. Nggak sampe 10 menit uda diusir panitia karena kursi yg kami tempati disediakan untuk para guru. Trus kita pindah lagi ke kursi paling depan di tengah2 yang tepat di depan panggung. Oh nyamannya… kami bercanda2 sambil nunggu acara dimulai, uda ada setengah jam kami duduk disana, uda capek bercanda jadi haus bgt, tapi acara blom dimulai juga, padahal uda jam 8.10 WIB. Ah… Kebiasaan jam karet emang susah di ubah.

Tiba2, ada kakak kelas XI IPA 2 datang rame2 ngusir kami. mereka bilang tempatnya udah di booking duluan sama mereka.

“Lho.. lho.. lho.. aturan dari mana itu. Kita dateng kesini duluan, duduk uda setengah jam lebih kok enak bgt mereka bilang kursi ini dibooking kelasnya. Panitia aja nggak ngelarang.” kataku

Aku masih mau marah2 lagi, tp temen2 yg lain ngelerai. Mereka bilang ngga usah ngelawan kakak kelas. Aku masih nggak setuju dan tetep aja marah2. Sekarang nggak jamannya adik kelas bisa digencet kakak kelas. Senioritas emang perlu, tapi ini sama sekali nggak fair. Akhirnya aku nglaha. Gara2 itu. kami hampir nggak kebagian tempat. Setelah nyari2, kita jadi terpencar2 jauh di kursi paling belakang.

Di pertengahan acara, aku mulai mual karena pengap dan volum sounds systemnya kekencengan. Masih jam 11. Aku kabur dari hotel untuk main ke Mall di depannya. Ada satu jam aku di Mall sendirian, beli novel sama lihat-lihat pameran PC. Puas jalan2 aku jadi laper. Tapi kalau makan sendirian ga asyik. Jadi aku balik lagi ke Hotel. Masuk ke hotel yg pengap, langsung mual lagi. Dengan gigih aku menyeret temen2 lainnya ngajak makan di KFC. Selesai makan sekitar jam 2, awan mendung datang dgn cepat, jadi inget awan mendung badai di Bumi Perkemahan lalu. Eh lagi asyik2 flashback datang badai beneran… ah sial. Kami jadi basah kuyup. Karena takut masuk angin and males balik ke Hotel, kami putuskan untuk pulang aja deh. Walau di tengah badai dan lupa bawa jas hujan, aku nekat pulang naik motor.

Ternyata Pensi ini nggak begitu berkesan. Mungkin gara2 di gelar di hotel jadi nggak ada stand. Bahkan kami nggak di bagiin konsumsi. Yah.. mau gimana lagi, sekolahku sempit dan kecil. nggak ada tempat untuk ngadain pensi apalagi stand. Ya udahlah.. pengalaman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s